Cara Ibadah Tepat Waktu di Polandia

Artikel ini ditulis untuk memenuhi keingintahuan teman-teman yang bertanya hal serupa. Perlu diketahui bahwa di Polandia Islam termasuk agama yang minoritas. Sekitar 90% orang Polandia beragama Roman Catholic sehingga wajar sekali masjid sangat sedikit. Di kota yang kutinggali saat ini, Kraków hanya terdapat 1 masjid. Bahkan di kota besar lain seperti Łódź tidak terdapat masjid. Lantas bagaimana mereka bisa beribadah?

Untuk kota Łódź, teman-temanku yang kelas bahasa disana alhamdulillah dapat shalat Jum’at berjamaah dengan disediakannya ruang kosong didekat gedung bahasa. Sedangkan untuk kota Kraków kita bisa langsung ke masjid. Namun bagaimana jika kita ingin shalat disela-sela waktu kuliah?

Lorong di kampus Polandia

Untuk kasusku, aku kuliah di kampus dimana tak ada ruang untuk shalat. Dan perlu diketahui juga kalau aku adalah satu-satunya muslim di fakultas :). Awal kuliah aku berinisiatif mencari tempat sepi untuk shalat dan aku menemukannya. Letaknya di lorong di lantai underground (-1) dimana selantai tersebut hanya berisi laboratorium. Karena isinya lab semua maka tak banyak orang disana. Ketika break kuliah sekitar 10-15 menit aku pakai untuk berwudhu di toilet di lantai 0 dan langsung turun ke lantai -1 itu.

Sebenarnya pintu sebelah kiri itu toilet lho :”) namun toiletnya privat sehingga cuma pekerja lab saja yang bisa masuk dengan kunci. Terkadang pas aku shalat disana ada orang keluar masuk toilet :’).

Sebenarnya sebelumnya aku sudah diperbolehkan mengunakan ruang lab setiap mau shalat, namun setelah aku pikir-pikir ribet juga karena perlu menemui dosen yang tak selalu standby di ruangannya. Akhirnya aku putuskan shalat saja di lorong tersebut karena tak perlu izin sehingga menghemat waktu.

Selain di lorong ada tempat lain yang lebih baik :). Aku sangat suka ke perpustakaan pusat universitas karena disana sepi dan bisa konsentrasi belajar. Setelah mempelajari lingkungan perpustakaan aku menemukan tempat menarik, namanya ruang baca privat. Ruang tersebut sangat privat dan isinya hanya bisa diisi 1-2 orang saja. Ruangan tersebut memiliki kunci. Terdapat 4 ruang baca privat di perpustakaan. Terkadang jika waktu istirahatnya panjang sekitar 1 jam lebih misalnya, aku shalat disana setelah sebelumnya wudhu di toilet di lantai bawah. Hal ini karena letaknya bukan di fakultasku dan untuk akses kesana harus menitipkan tas dan memberikan kartu mahasiswa.

Ruang baca privat di perpustakaan

Intinya selalu ada jalan untuk shalat tepat waktu di Polandia atau negeri lainnya asalkan kita mau berusaha. Walau terkadang mungkin tak nyaman karena ada saja orang lalu-lalang dan orang tersebut merasa aneh dan bertanya dalam hati: “Sedang apakah orang tersebut?”. Itu tak masalah karena menurutku yang penting kita tidak dilarang untuk shalat disana, itu sudah cukup buatku.

Post Author: Altifani R. Hayyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *