Tips Ampuh Lolos Beasiswa S2 Luar Negeri



Setelah menempuh pendidikan S1, kita diberikan beberapa pilihan. Antara bekerja, melanjutkan S2, ataukah membuka lapangan pekerjaan. Beberapa orang ada yang memilih melanjutkan studi ke tingkat lebih tinggi yakni magister. Memang studi di luar negeri, khususnya S2 lebih memberikan keuntungan dibandingkan S2 dalam negeri. Salah satunya fasilitas riset di luar negeri biasanya lebih maju. Selain itu, jaringan pertemanan yang didapat lebih luas. Selain itu, nilai ‘jual’ kita lebih naik sehingga umumnya lulusan S2 luar negeri lebih dilirik oleh pemilik perusahaan untuk bekerja ditempatnya. Penulis alhamdulillah telah mendapat beasiswa S2 di Eropa, tepatnya negara Polandia. Sekarang ini sedang menempuh kelas bahasa di negeri putih-merah ini. Berikut ini tips ampuh lolos beasiswa S2 Luar Negeri versi penulis:

  1. Cari informasi beasiswa sebanyak-banyaknya. Buat penulis, banyak informasi sama dengan banyak peluang. Mengetahui apa saja beasiswa yang sedang buka meningkatkan kemungkinan kita diterima suatu program beasiswa. Bayangkan saja siswa A melamar 5 beasiswa dengan siswa B yang melamar 10 beasiswa. Pasti kemungkinan lebih tinggi diterima ada pada siswa B. Jangan lupa, lamarlah ketika kamu sudah memenuhi kualifikasi minimum yang diberikan.
  2. Percantik Curriculum Vitae-mu. Setiap hari adalah waktu yang berharga. Maka gunakanlah waktumu dengan kegiatan yang bermanfaat. Ikutilah organisasi, kegiatan volunteer, dan juga project yang memang sesuai dengan minat dan bakatmu. Pasti kamu akan lebih nyaman dan akan senang menjalaninya terus-menerus, dan tanpa sadar kamu telah sukses melukis CV-mu menjadi lebih enak dipandang pemberi beasiswa.
  3. Belajar bahasa itu penting. Bahasa tak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tapi juga sebagai aktualisasi diri. Karena apa yang kamu lontarkan itulah cerminan kepribadianmu. Bagaimana mau kuliah di luar negeri, kalau bahasa Inggris masih berlepotan? Di luar negeri kamu harus berinteraksi dengan banyak mahasiswa dan profesor dari banyak negara, dengan aksen yang berbeda-beda pula. Supaya kamu bisa nyaman kuliah di luar negeri, kamu harus menguasai setidaknya bahasa Inggris dengan mempelajari tes TOEFL/IELTS.
  4. Jangan mudah menyerah. Sadarilah bahwa para penerima beasiswa yang sudah kuliah di luar negeri itu telah melewati perjuangan yang panjang dan berliku. Dan hasilnya ketika dituai begitu manis. Mereka telah berhasil membanggakan orang tua dan menginspirasi sekitarnya. Jangan mudah mengeluh ketika ada halangan dan rintangan datang ketika kamu sedang dalam proses mendapatkan beasiswa. Mengeluh dan menyerah hanya akan membuat energi habis, dan kita tak akan dapat apa-apa darinya.

    Post Author: Altifani R. Hayyu

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *