Siklus Kehidupan Manusia – 1

[Siklus Kehidupan Manusia – 1]
@TifaniHayyu
Ini merupakan siklus hidup manusia pada umumnya, yang mungkin saja pernah kamu renungkan. Sejak lahir ia merangkak, lalu seiring waktu bayi itu belajar berjalan, dan seterusnya sampai ia patut bersekolah SD. Lalu lulus SMP ilmu masih kurang sehingga harus lanjut ke SMA. Di SMA pun ia bertekad menjadi ahli disuatu bidang, maka salah satu cara mewujudkannya ialah pergi ke kampus mengejar gelar sarjana.

Setelah tahap ini, kita akan menempuh universitas kehidupan, bekerja untuk orang lain atau bekerja untuk diri sendiri. Sampai akhirnya kita dapat menggunakan uang dari bekerja, untuk membahagiakan orang tua. Lalu setelah pekerjaan sudah cukup mapan, siap-siaplah mencari pendamping hidup lalu menikah dan memiliki anak. Yah, rasanya hidup sangatlah indah, karena kita sudah memiliki anak yang lucu-lucu. Tetapi, semakin bertambah usia, maka kesehatan akan memburuk. Dulu hiking ke gunung tiap 6 bulan sekali, sekarang sudah tak mampu lagi. Anak-anak pun semakin besar, dan sudah menginjak bangku sekolah menengah atas.

Ada saatnya kita telah menempati posisi tertinggi di suatu karir, dan menyadari bahwa perlunya refleksi diri atas kehidupan ini. Mulai dari sering cek kesehatan di rumah sakit, hingga anak-anak ikut berperan membantu. Sampai-sampai fisik sudah tak mampu bekerja, hingga gantian anak yang mengasuh orang tuanya. Tapi, ini sudah kehendak Allah SWT, malaikat sudah mencabut nyawa kita. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT yang maha besar.

Kawan, bukan itu pesan yang ingin aku sampaikan. Tetapi, apakah kamu pernah merenungkan siklus tersebut dengan mempertanyakan dengan cara apa kamu menjalaninya?
[Bersambung].

Follow akun Tausiyah Islam harian @HandsockJersey
@pejuang30dwc #30DWC7 #30DWC #renungan #kultum #muhasabah #reminder #kehidupan #day15 #tifanihayyu

Post Author: Altifani R. Hayyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *