Kebersamaanku dengan Bella – 1

Oleh @TifaniHayyu

Aku dan Bella ditakdirkan bertemu setelah aku lulus SNMPTN undangan 2013. Sebagai hadiah dari orang tuaku, aku mengadopsi kucing persia itu. Umurnya sekitar 7 bulan saat diadopsi. Lucu, cuek, tapi galak juga kadang-kadang, itulah sifatnya.

Kelakuannya benar-benar deh, masa dia kalau mau masuk kamar ku yang pintunya ditutup, dia ngetok-ngetok kayak orang. Kegigihannya kentara, mau masuk laci yang terkunci hanya untuk mencicipi pakan kucing yang enak banget itu (buat dia). Tangannya (apa kaki ya?) ‘menyentuh’ bahuku (sakit tau!), minta makan. Terus, kalau dibecandain kadang seperti marah, melawan, tapi tetap menggemaskan. Kalau ada kucing liar masuk mendekati pintu rumah, dia pasang tampang galak dan lambat laun tetangga keberisikan, terjadilah adu silat.

Kalau kita pindah rumah, dia pasang muka ketakutan teramat sangat, khawatir masa depan nya suram. Lebay amat ya. Tapi serius, beneran seminggu setelah pindahan baru deh mulai sembuhnya. Rasa takut pergi kemana-mana, mengurung diri di kolong kasur sirna. Mulai lagi deh ke sifat dia semula. Ckck.

Galak-galaj gitu, tapi Bella ini yang naksir banyak lho wkwk. Dan dia ini genit juga. Sering banget lahiran. Aku suka sih bayinya, lucu bin unyu unyu maksimal deh, tapi kok bosen ya karena lahiran melulu. Jeda waktunya terlalu cepat juga soalnya.

Sampai suatu hari, hal itu terjadi…

[Bersambung]

@pejuang30dwc Squad 1

@lennypuspadewii

@hilmy.folosobis

@khaaifa_yeni

@jumati.atik.rahayu

@uti_rizkiii

@aisyahmilo

@pramana_hb

#30DWC7 #day2 #kucing #neko #cerita #curhat #30DAYSWRITINGCHALLENGE #30DWC7 #30DWCJilid7 #meong

Post Author: Altifani R. Hayyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *