Belajar Itu Memang Perih, Tapi…

[Belajar Itu Memang Perih, Tapi..]
@TifaniHayyu
Tahukah kamu, bahwa belajar itu sulit
Sulit sekali, bikin kepala pusing
Apalagi buku teksnya tebal-tebal
Ditambah berbahasa Inggris pula
Apalagi menulis skripsi pakai bahasa Inggris (curhat)!

Tapi kawan
Lihatlah kebawah pula
Banyak teman-teman yang lebih sulit dari kita
Bukanlah sulit melek saat baca buku itu
Tapi, sulit mendapatkan buku itu!
Kondisi ekonomi membuat mereka tak mampu
Apa daya, hanya bisa makan saja sudah syukur

Dan kawan
Marilah kita renungkan sejenak
Motivasi apa sih yang membuat kamu malas membaca buku?
Apa ada gangguan lain, seperti drama Korea, Jepang, Thailand, dll, hehe
Ataukah pekerjaan lain diluar studimu?

Ingatlah kawan
Belajar itu memang perih, tapi
Lebih pilih mana, perih karena belajar..
Atau perih lantaran menahan kebodohan?

Ingat, semua ada konsekuensinya
Tidak ada yang sempurna
Tidak ada yang instan
Pikirkanlah baik-baik
Mau pilih mana?
Marilah kawan
Bersakit-sakit ke hulu
Bersenang-senang kemudian

Semua itu soal waktu
Waktu memang cuma 24 jam
Tapi kita bisa membuatnya menjadi lebih bernilai
Dengan menggunakannya semaksimal mungkin
Seperti konsep v = s/t yang merefleksikan hidup dengan teratur

Yuk follow projectku, akun Tausiyah Islam harian dari ustadz @HandsockJersey

#30DWC #30DWC7 #30DAYSWRITINGCHALLENGE #30DWCJilid7 #day6 #belajar #bodoh #perih #renungan #reminder

Post Author: Altifani R. Hayyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *