Backpacker di Korea Selatan (Hari 4) : Konferensi, Banpo Bridge Moonlight Rainbow Fountain

Minggu, 4 September 2016

Mulai pagi hari, rangkaian acara CISAK 2016 sudah berlangsung. Terdapat sesi oral dan poster presentation, dengan sebelumnya akan diisi seminar tentang riset di Indonesia.

Seminarnya menambah pengetahuan baru bagi aku karena Indonesia sudah lebih berkembang dalam hal sains dan teknologi sekarang, karena sudah ada perusahaan buatan orang Indonesia yang memproduksi handphone 4G, kartu chip pintar, e-cash, maupun Wifi access portal. Semoga riset Indonesia semakin berkembang dan lebih banyak lagi generasi muda yang tertarik menjadi seorang peneliti, karena bangsa yang maju ialah bangsa yang mementingkan riset, aamiin.

Dan pada siang hari dimulailah sesi oral presentation selama 10 menit per presentator dan poster session selama 30 menit. Aku mendapat bagian presentasi hari ini, maju pertama. Alhamdulillah sesi ku berjalan dengan lancar. Setelah itu ada special issue presentation, essay presentation, dan yang terakhir awarding. Participant nya semua bagus-bagus topik risetnya!

Setelah acara berakhir, kami rencananya akan menuju Banpo Bridge Moonlight Rainbow Fountain. Lokasinya di Express Bus Terminal Station Exit 8 – 1 lalu menuju under pass. Banpo Bridge Moonlight Rainbow Fountain ialah jembatan Banpo yang mengeluarkan air dengan neon warna warni, disana banyak pasangan-pasangan dan pengunjung yang membawa anjing kesayangannya jalan-jalan.


Saat mentari terbenam, terdapat 200 lampu aneka warna yang menyinari air mancur yang terjun langsung ke Sungai Han di bawah jembatan Banpo dan mengalir dari sisi kiri dan juga kanan jembatan, yang panjangnya 1.140 m. Diiringi alunan musik, air mancur pelangi ini seakan menari. Ini adalah pertunjukan air mancur jembatan paling panjang yang dicatat Guiness World Record.

Di Moonlight Rainbow Fountain kami ketemu ahjumma dan ahjussi dan ngobrol lama soal bagaimana Korea yang dengan cepat menjadi negara maju, pengalaman kerja mereka, dan ketertarikan mereka terhadap Islam dengan bahasa Korea dan Inggris.

Setelah asyik ngobrol, kami pulang ke guesthouse. Di suatu stasiun subway aku beli cokelat panas (maklum soalnya dari kemarin cari-cari cokelat wkwk) seharga 300 won, murah dan enak tapi kecil porsinya, cuma setengah gelas gitu, huhu..  

Baca selengkapnya seri Backpacker di Korea Selatan:
Day 1: KL, Incheon, City Hall
Day 2: Haneul Park, Seoul Central Mosque, N Seoul Tower, Myeongdong
Day 3: Insadong, Konferensi, Dongaemun
Day 4: Konferensi, Banpo Bridge Moonlight Rainbow Fountain
Day 5: National Folk Museum of Korea, Gyeongbokgung Palace, KTO, Cheonggyecheon Stream, Namdaemun, LINE Store
Day 6: Mendaki Gunung Gwanak, SNU, Gangnam K-Star Road

Post Author: Altifani R. Hayyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *